Aparat Satpol PP Bongkar Warung 99 di Jekulo

Aparat menertibkan Bangunan Liar Di Daerah Aliran Sungai Logung 

Aparat satuan Polisi Pamong Praja  dan petugas Pengelolaan Sumber Daya Air ( PSDA) berjumlah puluhan membongkar warung makan 99 milik Sumarni (47) yang berada di Desa Pladen Jl Kudus-Pati Km 11 Kecamatan Jekulo Kudus, Senin (29/7) pagi.

Bangunan liar milik Sumarni warga Desa Terban Rt 3 Rw 2  Kecamatan Jekulo Kudus tersebut digunakan sebagai warung makan dan tempat tinggal sehingga menyalahi perda no 9 Tahun 2013 pasal 77 ayat 1

Penertiban dipimpin Satpol Provinsi Jateng

Penertiban bangunan tersebut dilakukan oleh aparat  Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Kudus yang dipimpin langsung Kasie Penindakan Hukum Daerah Polisi Pamong Praja Jawa Tengah Eko Maryanto, S.Kom, M. Kom.

Menurut Eko bangunan warung milik Suwarni tersebut menyalahi aturan karena beliau membuat membuat bangunan di bantaran sungai milik PSDA, Jadi terpaksa kita bongkar,” Ujarnya

Sebelum adanya upaya pembongkaran oleh Satpol PP, Suwarni sudah kami berikan teguran berupa surat sebanyak 3 kali untuk segera membongkar warungnya, tetapi dia tidak mengindahkan peringatan Kami, akhirnya terpaksa kita bongkar,” terangnya

Sementara itu keterangan dari salah satu petugas PSDA mengatakan bantaran sungai memang tidak boleh dibangun bangunan permanen maupun semi permanen, karena akan mengganggu kami dalam hal merawat maupun membersihkan Sungai termasuk aliran sungai Pengairan logung tersebut.

Pembersihan dilakukan dengan alat berat, kalau ada bangunan sekitar bantaran, alat berat lewat mana,” ujarnya

Sedangkan Sumarni hanya pasrah melihat warung miliknya dirubuhkan, bangunan dari kayu yang berdiri 4 tahun lalu kini rata dengan tanah sedangkan barang- barang miliknya kini dipindahkan ke warung baru miliknya.

Tinggalkan Balasan