Lompat Batu Nias dan Sejarahnya

lompat batu nias

Lompat Batu Nias yang menjadi atraksi dan destinasi wisata ini Merupakan Tradisisi turun temurun dari dulu. Awal mulanya atraksi menarik ini dilakukan oleh seorang pemuda Nias untuk menunjukan bahwa pemuda yang bersangkutan sudah dianggap dewasa dan matang secara fisik. Fahombo Batu sebutan atraksi lompat batu ini merupakan Syarat kerajaan.

Lebih jauh lagi  apabila sang pemuda mampu melompati batu yang disusun hingga mencapai ketinggian 2 meter dengan ketebalan 40 cm dengan sempurna maka itu artinya sang pemuda kelak akan menjadi pemuda pembela kampungnya jika ada konflik dengan warga desa lain

LOKASI dan RUTE

  • Jika menuju Nias Selatan jangan lupa mampir ke Desa Bawomataluo Nias Sumatra Utara. Sebuah desa kuno ini berada di 270 mdpl
  • Rute- dari bandara Binaka, gunung Sitoli, Kamu bisa menggunakan Mobil atau Motor menuju selatan selama 2,5 jam untuk menuju Desa ini

SEJARAH TRADISI LOMPAT BATU

lompat batu nias
lompat batu nias

Tradisi lompat batu ini sudah dilakukan sejak dahulu kala, Perang antar wilayah atau antar Suku sering terjadi di daerah nias, sehingga setiap kampung yang berperang mempunyai bentengnya masing-masing untuk menjaga wilayah mereka. sehingga untuk menyerang, dibutuhkan kekuatan khusus untuk melompati benteng pagar lawan yang terbuat dari bambu  tersebut. Untuk bisa ikut berperang dan diterima menjadi seornga Prajurit, setiap pemuda harus mampu melompat lebih dari 2 meter sehingga hal itu dianggap Dewasa dan matang secara fisik.

Waktu Dan Tempat Pelaksanaan Tradisi Lompat Batu

  • Pelaksanaan tradisi lopat batu ini biasanya diadakan pada waktu yang sudah ditentukan oleh masyarakat dan akan diikuti oleh pemuda yang sudah dianggap dewasa. Dalam pelaksanaan tradisi Lompat Batu dilakukan di tempat khusus, biasanya setiap kampung yang sering melakukan tradisi ini mempunyai  tempat masing-masing yang digunakan secara turun temurun. Tempat tersebut ditandai dengan batu setinggi 2 meter dan ketebalan 40cm yang nantinya digunakan untuk dilompati para peserta.
  • Apabila wisatawan datang ke sana dan acara lompat batu tidak ada, maka bisa membayar pemuda lokal untuk melompat batu tersebut dengan biaya Rp 200 Ribu untuk 2 kali lompatan

Pelaksanaan Tradisi Lompat Batu

Pada saat pelaksanaan Tradisi Lompat Batu Nias , biasanya akan disaksikan seluruh  warga kampung. Kemudian pemuda peserta bersiap dengan menggunakan baju pejuang Nias menunggu gilirannya. Saat sudah giliran melompat,  peserta akan mengambil ancang-ancang yang tidak terlalu jauh, Kemudian berlari kencang dan menginjakkan kaki pada sebongkah batu sebagai tumpuannya. Lalu dia melompat ke udara dan melewati batu besar setinggi 2 meter tersebut. Saat melompat, peserta tidak boleh sampai menyentuh batu besar tersebut, apabila menyentuh maka pemuda tersebut belum berhasil berhasil.

Nilai-Nilai Dalam Tradisi Lompat Batu

  • Nilai Kehidupan

  • Nilai Budaya

  • Nilai Kebersamaan

  • Perkembangan Tradisi Lompat Batu

WISATA SEKITAR LOMPAT BATU NIAS

rumah adat nias
rumah adat nias
  • Rumah adat Omo Hada
  • Situs-situs Megalitikum

Read more: https://wisatakeluargaku.com/jelajah-bamega-kalsel-wisata-alam-di-kota-baru/

Tinggalkan Balasan