Museum Purbakala Pati Ayam Menuju Pati Ayam Kota Baru 2019

  1. Museum Purbakala Pati Ayam Menuju Wisata Kota Baru 2019

Museum Purbakala Pati Ayam Kudus yang berdiri di wilayah timur kota kudus tepatnya di Desa Terban yang di resmikan pada tahun 2014 kini sudah menyimpan ribuan fosil binatang dan menjadi pusat penelitian serta obyek wisata edukasi andalan di kabupaten kudus.

Sejak ditemukan fosil pertama kali pada tahun 1830 dan penemuan terbesar berupa gading gajah purba dengan kondisi utuh pada tahun 1979, kini museum pati ayam terus menggali dan meneliti berbagai fosil yang berada di gunung pati ayam yang membentang di Kecamatan Dawe dan Jekulo Kudus serta Kecamatan Margorejo Pati.

Baru-baru ini wacana yang di kembangkan, museum pati ayam akan dikembangkan menjadi salah satu obyek wisata unggulan terbaru dengan beberapa obyek wisata yang ada di wilayah Gunung pati dengan satu paket.

Pengembangan Wisata 

Edukasi

Wisata edukasi akan dititik beratkan pada lokasi museum sendiri dan tentunya akan memperlebar beberapa bangunan gedung serta memamerkan beberapa fosil yang selama ini masih disimpan, selain itu beberapa wahana mainan ataupun wisata tambahan bagi pengunjung akan hadir dalam satu kawasan di lokasi museum

Alam

Wisata alam ini tentunya tidak terlepas dari kondisi alam pegunungan pati ayam di bawah dinas perhutani dengan luas 36000ha tersebut, berbagai wisata pegunungan maupun air terjun dan goa-goa bersejarah serta beberapa situs purbakala yang masih ada dilokasi pegunungan nantinya menjadi satu paket wisata alam yang menarik

Religi

  • Sendang Pengilon
  • goa jepang dan pati ayam

Tradisi sedekah bumi

Faktor Pendukung

1. Lokasi

Berlokasi di Desa Terban Kecamatan Jekulo

2. Dukungan masyarakat Desa

Dengan sebutan salah satu desa wisata di kabupaten Kudus, tentunya masyarakan Desa Terban akan mendukung penuh semua ide maupun waacana untuk mengembangkan dunia kepariwisataan di daerahnya, karena peningkatan ekonomi akan terasa sekali bagi masyarakat sekitar obyek wisata ini

Hambatan

Dukungan dari pemerintah Daerah

Dukungan dari pemerintah daerah yang setengah-setengah merupakan hambatan selama ini yang terjadi, sehinggga baangunan situs pati ayam saat ini hanya sekedar bangunan tempat penyimpanan situs bukan menjadi tempat wisata

Anggaran

Diperlukan anggaran yang besar dan harus ada pihak sponsor yang mendanai

SDM

Kurangnya sdm tentang situs kepurbakalaan

Baca juga: Desa Wisata Ternadi

Tinggalkan Balasan